Rabu, 23 Maret 2011

cinta.



Mungkin tidak ada cerita
anak manusia yang keindahannya
menembus abad-abad sejarah
seperti cerita mengenai cinta.

Jatuh cinta itu indah
tapi kenikmatannya tak bisa
menandingi kenikmatan dari derita cinta.

Hati tak pernah tersayat lebih dalam,
air mata tak pernah terperas lebih kering,
dan sukma tak pernah lebih dekat ke akhirat,
kecuali dalam kepiluan karena cinta.

Derita cinta, pilunya merasuk sukma.

Munngkin kata mutiara ini banyak benarnya melihat kondisi cara berpacaran anak jaman sekarang,yang kata orang desa tu seperti buah mentimun,awal – awalnya manis namun belakang-belakangnya pahit.
kurang lebih az sama yang namanya cinta da….
dari jaman nabi adam ampe skarang yang namanya cinta itu tidak ada matinya,klo di bahas bias seharian ga’ abis-abis.
Emang bener indahnya cinta itu bakalan kerasa kalo uda tidak ada,di tinggal pacar gt…
tapi di situlah sebenarnya nikmatnya cinta,yang mananya hati tidak akan terasa amat sangat sakit,air mata da tak terbendung,hasil survey 99% orang yang uda mengenal cinta pasti pernag nangis,tidak pilih kasi itu yang namanya cinta ga’ cowok ga’ cewek pasti pernah nagis.
terus yang jiwa ini serasa ingin dekat ma tuhan,berdoa siang malam mengharap dia kembali,ada juga sih yang mengatasi rasa sakit hati dengan hal-hal yang tidak berguna spt minum minuman keras dll.
sukma di sini tu bukan berarti nama orang tp roh ,jiwa yang ada dalam diri manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar